Kuliah di Yogyakarta »» Stage

Mahasiswa UMY Berhasil Menciptakan Detektor Pembuluh Darah Bayi

By Admin | Thursday, August 16th, 2012n | in Stage | 646 Views

Fajar Harianto, Mahasiswa Tehnik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), berhasil menciptakan alat pendeteksi pembuluh darah bayi. Ide pembuatan alat ini muncul ketika Fajar Harianto melakukan praktek lapangan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pada waktu itu, para perawat mengeluh kesulitan mencari pembuluh darah bayi untuk penyuntikan atau infus.

“Saya sering mendengar keluhan tersebut. Para tenaga medis terkadang jarum sudah masuk tetapi ternyata salah, tidak tepat pada pembuluh darah sehingga harus menyuntik tempat lain. Akibatnya pembuluh darah pecah dan berdarah,” ungkap Fajar

Setelah selesai praktek lapangan, Fajar kemudian melakukan penelitian dan melakukan beberapa kali ujicoba membuat alat deteksi pembuluh darah bayi. Selama 2 bulan Fajar melakukan serangkaian percobaan yang dibantu dosen pembimbing Iswanto dan Fathul Qodir. Akhirnya, ditemukan satu rangkaian yang paling baik dan aman bagi bayi.

Fajar, merangkai alatnya dengan menggunakan lampu Light Emiting Diode (LED) superfluks 4 pin, resistor dan saklar on/off serta baterai sebagai sumber listrik untuk menyalakan led. Rangkaian tersebut dipasang dalam sebuah kotak berukuran 12,5 cm x 8,5 cm x 5,2 cm, sesuai ukuran tangan bayi pada umumnya.

Cara kerja alat ini sangat sederhana. Yakni ditempelkan pada tangan bayi yang akan disuntik atau dipasang infus dan diikat dengan perekat agar tidak bergerak-gerak. Kemudian LED dinyalakan maka akan terlihat pembuluh darah bayi. Alat ini sudah diujicobakan terhadap 12 bayi di RS PKU Muhammadiyah dan tembus. Dapat dengan mudah mendeteksi pembuluh darah bayi. Pembuluh darah bayi terlihat jelas saat lampu LED dinyalakan.

Sumber :  http://bit.ly/ik7qFs