Perjuangan pasti membuahkan hasil. Itulah yang terjadi pada Akbar Kurniawan. Setelah proses 5 tahun mencoba, dan mencoba akhirnya pria kelahiran tahun 1988 ini berhasil meraih mimpi kecilnya sebagai Runner Up L Men 2012. “Pertama kali itu persiapanku cuma 3 bulan, itu aku ikut tahun 2007. Tahun 2007 itu ga dapet apa – apa. Lalu aku coba lagi tahun 2008, lumayanlah masuk 40 besar. Lalu tahun 2009, 2010, 2011 itu aku mulai masuk sepuluh besar terus sampai akhirnya tahun ini aku terpilih jadi runner up.”
Saat SMA, Akbar mulai menyukai olahraga, bermula dari basket. Dikarenakan olahraga seperti basket ini membutuhkan partner, janjian untuk latihan, akhirnya Akbar beralih ke fitnes atau ngegym. “Kalo ngegym itu bisa kapan aja dan sendiri juga bisa. Emang si awal-awal aku fitnes itu juga karena liat kompetisi L-Men.”
Siapapun orangnya pasti jenuh jika mencoba tak berhasil, kemudian mencoba lagi, gagal lagi, hal itulah yang dirasakan Akbar yang pernah menjadi First Runner Up Pemilihan Wajah Natasha 2011 ini. “Jenuh itu pasti tapi apapun prosesnya aku ikutin. Aku ikut event ini sebenarnya buah kerja keras dari ngegym. Aku jalani karena aku suka, dan ternyata berbuah ke kemenangan aku kemarin.”
Pria yang juga pernah menjadi icon Du Chocolat, mengungkapkan di L-Men, banyak perubahan yang terlihat didirinya, seperti mulai bisa untuk berbicara dan tidak malu – malu. Para Juri di L-Men yang dari tahun ke tahun sama pun juga berkomentar jika Akbar dari pertama sampai keikutsertaanya yang sekarang sudah banyak berubah, lebih bisa bercerita dengan kata-kata yang mengalir. Akbar mengakui menemukan cara berbicara lebih baik dengan belajar public speaking.
Menurut Mahasiswa tingkat akhir jurusan Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” ini seorang cowok itu harus laki-laki tulen. Karena kecendurungan kalau di Indonesia masih hitam putih, laki-laki busananya laki-laki tetapi sikapnya tidak menunjukan kalo dia laki-laki. Kemudian cowok itu harus ramah karena nantinya laki-laki harus membimbing istri dan anaknya, jadi harus memberi contoh yang baik. Dengan bersikap seperti itu kharisma akan bisa keluar ketika kita memang menjadi lelaki yang tulen.
Akbar berbagi tips tentang memiliki badan yang proposional. Untuk memiliki badan yang bagus itu tidak perlu dengan weight training seperti angkat beban. Kalau kita minum suplemen protein itu memang harus olahraga yang cukup seperti footsal, basket tapi harus rutin ini badan pasti bisa lebih bagus. Selain itu juga bisa dengan pola makan. Cukup 3 jam sekali makan dengan porsi kecil sampai sedang, dengan nasi 30 persen dan sisanya lauk dan sayur. Cara ini mudah membuat tubuh proporsional dan sudah ditiru oleh teman-teman Akbar. Oh ya Jangan lupa juga untuk tidur cukup.
Motto Akbar Kurniawan memang cukup unik, jika ada pepatah berkata buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, Akbar menggantinya dengan ”Buah jatuh tidak harus dekat dengan pohonnya” itu yg membuat saya berfikir banyak kemungkinan, apapun itu. Dengan keyakinan, tak ada yang tak mungkin. Untuk laki-laki yang memang ingin mengikuti kompetisi seperti L-Men ini, Akbar memberi penjelasan, yaitu pahami dulu kriteria syaratnya, lalu harus realistis, karena kalo masalah mental itu bisa dirubah tetapi kalo fisik itu susah. Jangan pernah bosan karena ini event kan satu tahun selalu, buat sampingan jangan terlalu fokus. Aktif dalam kegiatan – kegiatan kampus dan sosial, jangan lupa aktif juga dijejaring sosial.
Study In Jogja : Karina Erika