Cara Membuat Proposal Event

Bikin sebuah acara memang selalu menyenangkan. Apalagi buat orang-orang yang jiwanya suka ketemu banyak orang. Apalagi buat orang-orang yang ber jiwa bisnis. Ya, membuat sebuah acara, saat ini sudah menjadi lading bisnis yang menggiurkan. Entah itu acara seminar bisnis, bedah buku, talkshow, pameran buku, pameran otomotif, stand up comedy, bahkan acara pernikahan.

Dalam membuat acara, apalagi acara besar, salah satu hal yang paling menantang dan bikin deg deg an adalah mencari dana untuk acara itu sendiri. Dalam hal ini, mencari sponsor. Untuk mencari sponsor, syarat wajibnya adalah bikin proposal acara itu sendiri. Nah, gimana sih cara bikin proposal acara yang super?!

Sebelum kita berbicara lebih teknis, perlu diketahui juga, criteria proposal yang menarik.
1. Proposal dengan Bahasa yang Ringan dan nggak kepanjangan. Emangnya konsultasi skripsi?

2. Proposal yang bentuknya unik. Biasanya kan kita kalau bikin proposal itu kayak bikin makalah atau tugas kuliah. Proposalnya pakai kertas fotokopi, di lakban pakai warna hitam, terus dikasih kertas mika. Itu sudah nggak jaman lagi. Sekarang eranya bikin proposal yang kayak buku album. Dicetak dan itu keren!

3. Proposal dengan Warna yang Menarik. Nah, ini penting juga. Dalam membuat proposal, hukum content is the king, design is the queen itu berlaku.

Nah, itu beberapa kriteria proposal yang menarik. Setelah mengajukan proposal, kita bertemu calon sponsorship kita nih. Apa saja sih yang perlu dijelasin ke calon sponsor kita?

1. Perkenalkan diri secara profesional
2. Jelaskan \tujuan acara dari aspek sosial dan bisnis
3. Jelaskan keuntungan dari segi sponsorship
4. Detail acara
5. Biaya acara
6. Jelaskan program sponsorship
7. Sampaikan berapa target peserta
9. Pengisi Acara
10. Konsep Acara
11. Mengenai biaya acara, sampaikan apa adanya dan detail
12. Sertakan jumlah media promosi misal Poster= 1000 lembar

Nah, kalau sudah ngobrol tentang detail acara, tinggal ngobrol tentang program sponsorship dan closingnya. Tawarkan harga paket, sertakan klasifikasi materi promo, sampaikan yang pernah bekerja sama dengan kita, kemudia Event-event yang pernah diselenggarakan. Kalau kita detail, cocok dengan bidang si calon sponsor kita, dan nggak mengada-ada, kemungkinan besar proposal kita disetujui. Dapetlah fresh money

Satu hal lagi yang perlu kalian ketahui, siap-siaplah ditolak. Pasti ada calon sponsor yang menolak. Hukum paretto berlaku disini. Kalau di tolak, ya biarkan saja. Ambil pelajarannya dan tetap jalin hubungan baik dengannya. Siapa tahu di acara berikutnya bisa bekerjasama.

Gimana? Asyik kan? Ayo, bikin proposal kamu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>