Kuliah di Yogyakarta »» Person

Tozan, Calon Dokter Gigi Dengan Prestasi Menggambar Tingkat Dunia

By Admin | Monday, August 13th, 2012n | in Person | 1297 Views

Multitalenta adalah bisa jadi julukan yang menggambarkan sosok pemuda ini. Made Tosan Mimba atau akrab dipanggil Tozan. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM  tahun 2008 ini mempunyai segudang bakat dan minat serta prestasi. Saat ini, ia sedang sibuk untuk mempersiapkan diri mengikuti Ceramx Contest di Hongkong.

“Jadi kontes ini adalah kontes menambal gigi dan mayoritas yang ikut kontes ini adalah dokter gigi dan sudah mempunyai pengalaman praktek. Tak disangka aja, saya yang suka menggambar, gambar-gambar saya diikutsertakan dalam lomba ini”

Bahkan ketika SMP, gambar karikatur karyanya berhasil memenangkan sebuah perlombaan. Saat itulah, Pemuda yang menjadi Runner Up Lomba International Cartoon Exhibition di Osaka, Jepang ini masuk menjadi salah satu anggota Persatuan Kartunis Indonesia dan menjadi anggota termuda. Masuk SMA, Tozan mulai mencoba hal baru lagi, yaitu teater dan dunia jurnalistik, selain itu ia juga mencoba dunia olahraga. Tozan mencoba untuk ikut Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) untuk cabang renang, walaupun belum menjadi pemenang.

Pemuda kelahiran tahun 1989 ini juga mencoba peruntungannya mengikuti lomba pemilihan Cowoknya Gadis pada tahun 2007, sayang ia hanya bisa menjadi finalis  walaupun begitu pada tahun 2008, ia berkesempatan menjadi model cover untuk majalah Gadis. Di tahun yang sama, Tozan kembali mengikuti lomba International Cartoon Exhibition di Bali dan meraih peringkat sebagai Second Runner Up.

Sebenarnya setelah lulus SMA, Tozan berpikir untuk tidak meneruskan kuliah. Namun, atas ajakan seorang temannya, ia mencoba mendaftar di UGM dan lolos di jurusan Fakultas Kedokteran Gigi. Pada awal masa kuliah, ia merasa bahwa FKG bukanlah tempat yang tepat baginya dan sempat merasa frustrasi. Walaupun begitu, Tozan tetap berusaha untuk melanjutkan kuliahnya dan akhirnya mulai merasa nyaman dengan apa yang dijalaninya. Sampai akhirnya, ia mempunyai banyak usulan penelitian untuk skripsinya, dan di angkatannya, Tozan termasuk yang pertama mengajukan skripsi. Walaupun sempat meninggalkan skripsi selama beberapa waktu akhirnya, Tozan dapat menyelesaikan skripsinya dengan baik bahkan sidang skripsinya hanya berlangsung selama 30 menit.

Berawal dari penelitian skripsi, Tozan akhirnya diajak oleh para dosen terlibat di penelitian-penelitian yang menurutnya merupakan tantangan tersendiri.

“Saat ini masih terlibat di beberapa penelitian dan sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti sebuah kontes. Saya juga mendaftar menjadi dokter polisi. Hal ini saya pilih karena pada dasarnya, saya suka akan tantangan-tantangan baru, lebih baik memilih berada diluar dari zona nyaman, yang akhirnya akan membuat lebih mengenal dunia. Saya merasa dengan mempunyai banyak talent, lebih dapat mengenal dunia yang sebenarnya dan membuka banyak peluang baru.”

Kontributor Study In Jogja : Anindita Damayanti